READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Ada Apa Dengan USB-C?

Diterbitkan pada 13th Maret 2015 oleh

USB-C atau USB type C adalah kata yang sering kita dengar sejak pengumuman laptop Macbook 2015 Senin lalu. USB -C menjadi ramai dibicarakan karena ia satu-satunya port yang digunakan laptop terbaru dari Apple. Kemarin giliran Google memperlihatkan Chromebook Pixel terbaru mereka dengan 2 port USB-C. Mereka juga menyatakan perangkat Android di masa depan akan mulai menggunakan desain terbaru USB ini. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa tiba-tiba format baru diperlukan? Apa kelebihannya dibandingkan USB type A yang digunakan sekarang?

Sejarah Singkat USB

Universal Serial Bus adalah port yang dibuat pada tahun 1995 atas kerjasama Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel. Ini dibuat untuk menyeragamkan port yang digunakan oleh berbagai perangkat yang terhubung ke komputer. Jika Anda pernah menggunakan komputer sebelum milenium, Anda pasti ingat keyboard menggunakan kabel PS / 2, printer menggunakan kabel IEEE dan modem menggunakan kabel Serial.

Penggunaan berbagai kabel yang berbeda untuk menghubungkan perangkat yang berbeda sangat merepotkan. Dengan menggunakan USB, semua perangkat bisa dihubungkan dengan kabel yang sama. Jika ada kabel yang rusak, kabel perangkat lain yang tidak digunakan dapat mengganti kabel yang rusak. Penggunaan port USB mulai meledak pada tahun 1998 ketika semakin banyak motherboard mulai meletakkannya sebagai standar. Sebelum itu jika Anda menginginkan port USB pada komputer, Anda harus membeli kartu tambahan (daughterboard) yang terhubung ke slot PCI komputer.

Penggunaan USB kini sudah meluas dan diperkirakan ada 6 miliar perangkat di dunia memiliki port USB dalam berbagai bentuk dan versi. Tahun lalu hanya 2 miliar perangkat dengan port USB dijual di dunia.

Jenis Kepala USB

Apa yang Anda lihat di bawah adalah beberapa desain kepala USB yang ada sekarang. Desain Type A dan Mikro Type B adalah yang paling sering kita lihat. Ini berarti selama 20 tahun jutaan pengguna USB sudah terbiasa dengan desain Type A yang hanya dapat dimasukkan pada satu orientasi saja. Untuk alasan ini jugalah kepala USB-C dibuat karena tidak memiliki orientasi khusus untuk terhubung. Meskipun “terbalik” ia masih dapat terhubung tanpa masalah.

Jenis-USBVersi dan Kecepatan USB

Sejak 20 tahun keberadaannya, empat versi USB digunakan dengan versi 3.1 diperkenalkan dua tahun yang lalu. Penambahan kecepatan transfer data dapat dilihat dengan jelas. Dengan versi 3.1 Anda dapat mentransfer sebuah film 1080P YIFY ke dalam hard disk portabel dalam waktu kurang dua detik. Kebanyakan thumb drive yang ada di pasar itu masih menggunakan versi 2.0. Kecepatan transfer data maksimum adalah sekitar 480 Mbps / 60 Mbps. Karena itulah ketika memindahkan film 720P YIFY sekalipun memakan waktu yang agak lama.

Apakah Kelebihan USB-C?

Selain memastikan kabel yang lebih mudah dipasang, USB-C juga memiliki kemampuan melakukan transfer data yang lebih cepat karena menggunakan versi USB 3.1. Ukurannya yang kecil memastikan perangkat pintar yang akan memasuki pasar di masa akan datang dapat dirancang untuk menjadi semakin tipis. USB-C juga dapat digunakan sebagai pengganti jack headphone Anda. Jadi masalah ketiadaan jack headphone karena perangkat terlalu tipis seperti yang terjadi kepada OPPO R5 akan hilang. Ini juga berarti di masa depan headphone gaming Anda yang kini menggunakan kepala USB-A dapat digunakan pada perangkat pintar dengan menggunakan adaptor ke USB-C.

Penggunaan USB-C oleh Apple dan Google pada dua laptop terbaru mereka juga menunjukkan kini ada usaha untuk membuat USB-C sebagai pilihan utama untuk charger universal semua perangkat. Pada tahun 2014, Uni Eropa memerintahkan semua produsen perangkat pintar untuk menggunakan pengisi daya yang menggunakan kepala yang sama pada 2016. Apple Macbook sudah menggunakan USB-C sebagai charger menggantikan sistem MagSafe. Jangan terkejut jika tahun ini produsen laptop yang lain akan turut menggantikan port charger mereka menjadi USB-C.

Bayangkan dunia di mana tablet, smartphone, power bank dan laptop semuanya diisi menggunakan pengisi daya yang sama. Teman Anda yang menggunakan perangkat iPhone tidak perlu risau lagi pinjam ke Anda walaupun Anda tidak memiliki kabel Lightning untuk pengisian perangkat Apple mereka. Tidak perlu lagi membawa charger laptop yang besar di dalam tas. Di dalam Lord of The Ring ada “cincin yang memerintah semuanya”. Dengan USB-C kita bakal memiliki “sebuah charger yang mengisi semuanya”. Singkat kata pengenalan charger universal untuk semua perangkat milik Anda di masa depan dampaknya sama seperti pengenalan USB sebagai pengganti kabel dengan berbagai jenis kepala untuk perangkat komputer pada tahun 1995.

Mengapa ini bisa dilakukan? Ini adalah karena USB-C mampu memasok daya hingga 100 watt dibandingkan sebelumnya hanya 4,5 watt yang disediakan USB-A.

USB-CUSB-C vs Thunderbolt vs Lightning

USB-C.-ThunderboltPenggunaan hanya satu port USB-C pada Macbook 2015 mengejutkan pengguna Apple karena tidak ada lagi dukungan untuk Thunderbolt. Mengapa teknologi yang dikembangkan oleh Apple (dengan kerjasama Intel) sendiri tidak disertakan pada MacBook terbaru mereka? Thunderbolt sebenarnya lebih cepat dibandingkan USB 3.1 dengan kecepatan transfer data mencapai 20 Gbps / 2,5 Gbps. Alasan yang beredar sejauh ini adalah Macbook 2015 bukanlah laptop yang akan digunakan profesional untuk tugas berat. Ia tidak memiliki kartu grafis atau prosesor yang kuat (hanya Intel Core M). Transfer data pada kecepatan yang tinggi untuk file video 4K yang besar misalnya hanya diperlukan untuk pengguna Macbook Pro. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk menempatkan Thunderbolt pada Macbook 2015.

Lightning adalah kepala kabel pertama yang memungkinkan konektor dari dua arah sebelum USB-C. Meskipun begitu ia masih menggunakan protokol USB 2.0. Kecepatan transfer data kabel mahal Lighthing adalah sebanding kabel murahan USB 2.0 yang Anda gunakan untuk perangkat Android!

Masa Depan USB-C

Seperti biasa ketika desain baru diperkenalkan akan membutuhkan waktu sebelum digunakan secara menyeluruh. Port pengisian MikroUSB yang Anda lihat sekarang dipilih sebagai standar pada tahun 2009. Namun baru digunakan oleh seluruh produsen perangkat (kecuali Apple) pada tahun 2011. Tambahan lagi desain port USB-A pada komputer sekarang sudah digunakan selama 20 tahun dan untuk memaksa pengguna mengubah kepada desain baru akan membutuhkan waktu. Kami sendiri mungkin hanya akan menggunakan PC dengan port USB-C ketika membeli komputer desktop baru dua tahun dari sekarang.

Apakah Ada Perubahan Desain Kepala Baru Dengan USB 4.0?

Jangan risau. Desain USB-C akan dipertahankan sebagai standar jika versi baru USB diproduksi di masa depan. Sama seperti USB-A menjadi desain standar dari USB 1.0 sampai USB 3.0. Jadi untuk setidaknya 10 tahun mendatang tidak akan terjadi perubahan desain pada perangkat. Semua versi USB juga dirancang dengan kemampuan backward compatible.

Kami tidak sabar melihat bagaimana dunia perangkat pintar dan laptop akhirnya akan bergabung dalam waktu dekat ini. USB-C akan mengubah hidup kita semua karena mengurangi masalah membawa berbagai kabel ketika melakukan tugas di luar. Apakah kehadiran teknologi USB-C akan membuat Anda senang?

Terdapat 1 komen.
  1. Pingback: OnePlus 2 Akan Menggunakan Port Pengisian Berbasis USB Type-C | Amanz

Komen

Nama
Web