READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Di India terdapat inisiatif Made In India untuk mendorong produsen memproduksi perangkat di dalam negara mereka. Produsen akan menerima keringanan pajak dan harga penjualan perangkat juga menjadi lebih terjangkau. Sebagai negara dengan pasar perangkat pintar terbesar ketiga di dunia, banyak produsen seperti Apple mulai membuka pabrik di India. Kini tiba giliran Indonesia yang akan menggunakan inisiatif yang serupa.

Inisiatif terbaru yang akan berlaku mulai 1 Januari 2017 ini mewajibkan perangkat pintar 4G yang dijual di Indonesia memiliki 30% keterlibatan industri lokal. Ini dapat dilakukan dalam betuk produksi komponen, perangkat lunak perangkat ataupun investasi di dalam perusahaan telekomunikasi lokal. Sejauh ini Samsung, Lenovo Moto, Oppo dan Blackberry sudah siap untuk memenuhi keinginan pihak pemerintah Indonesia.

Kegagalan memenuhi syarat ini akan menyebabkan penjualan perangkat pintar dari produsen diblokir penjualannya. Sebelum ini Indonesia hanya menempatkan syarat 20% komponen buatan lokal pada perangkat pintar 4G sebelum ia bisa dijual. Pada tahun 2018 ia akan ditingkatkan ke 40%.

Indonesia bakal menjadi pasar perangkat pintar ke-empat terbesar di dunia dengan nilai penjualan tahunan senilai $ 1 Miliar pada tahun 2020. Inisiatif “Buatan Indonesia” ini adalah cara faksi pemerintah untuk membatasi masuknya perangkat luar ke pasar lokal yang dilihat tidak memberikan keuntungan kepada industri lokal. Perangkat pintar yang diimpor ke Indonesia dikenakan pajak sebesar 20%.

 

 

Komen

Nama
Web