READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Semakin hari tentu Anda tidak asing dengan berita-berita berjudul sensional dari berbagai situs yang dibagikan melalui Facebook atau mesin pencari Google. Dengan judul sensasional mereka menipu Anda untuk mengunjungi situs mereka dan mendapatkan keuntungan melalui iklan.

berita-palsu-1Situs berita palsu juga ditengarai sebagai salah satu sebab mengapa Donald Trump memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat. Ada berita palsu mengklaim ia mendapat dukungan Paus dan ini memberikan kepercayaan bagi penganut Katolik untuk memilihnya. Menyadari masalah ini Google dan Facebook hari ini mengumumkan larangan situs berita palsu untuk menggunakan layanan iklan mereka.

Iklan AdSense tidak lagi akan ditampilkan pada situs-situs ini dan sekaligus menutup sumber keuangan mereka. Facebook juga akan mencegah situs tersebut untuk mengiklankan berita viral mereka di dalam media sosial nomor satu dunia ini. Namun aksi kedua perusahaan besar ini bisa dibilang sudah terlambat untuk mengubah hasil pemilu di Amerika Serikat.

Diharapkan di waktu yang akan datang hal ini tidak terjadi lagi, terlebih di Indonesia akan diselenggarakan Pilkada serentak dan bisa jadi banyak pihak tidak bertanggung jawab melakukan ‘kampanye hitam’ dengan memanfaatkan dua Facebook dan Google untuk menyebarkan berita palsu.

 

Komen

Nama
Web