READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akhirnya menetapkan roadmap e-commerce akan diresmikan pada akhir Januari ini. Roadmap ini nantinya sekaligus akan dijadikan program nasional. Melalui siaran pers yang dimuat di situs resmi Kominfo, ada tiga poin yang telah diselesaikan, yaitu:

  1. Formalisasi petajalan (roadmap) e-commerce dan penetapannya menjadi program nasional yang akan diluncurkan akhir Januari 2016 ini.
  2. Penunjukan PMU (Program Management Unit) yang akan mengkoordinasikan kementerian/lembaga dalam implementasi petajalan dan memantau perkembangan (progress) dari masing-masing inisiatif di Kementerian/Lembaga lembaga terkait.
  3. Rencana peluncuran resmi Peta Jalan e-Commerce Indonesia sebagai program nasional di akhir bulan Januari 2016.

Roadmap e-commerce yang disusun ini merupakan hasil kerjasama dari beberapa kementerian dan lembaga yang terkait antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas. Selain itu hadir pula wakil Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA), PT. Pos Indonesia, Wakil Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Asperindo.

Pengimplementasian e-commerce di Indonesia harus berpegang pada lima prinsip dasar yaitu:

  1. Seluruh warga Indonesia harus diberi kesempatan untuk mengakses dan melakukan transaksi e-commerce.
  2. Seluruh warga Indonesia harus dilengkapi dengan keahlian dan kemampuan untuk memanfaatkan keuntungan dari ekonomi informasi.
  3. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) harus diminimisasi selama proses transisi menuju ekonomi internet dan tambahan lapangan pekerjaan bersih harus positif setelah dikurangi oleh dampak penghancuran kreatif (creative destruction).
  4. Kerangka hukum yang jelas harus diterapkan untuk menjamin industri E- Commerce yang aman dan terbuka, termasuk di dalamnya netralitas teknologi, transparansi, dan konsistensi internasional.
  5. Pemain nasional, terutama start-up dan UKM, harus dilindungi dengan sebaik- baiknya. Bisnis lokal dan pertumbuhan industri nasional harus menjadi prioritas utama.

Dari kelima prinsip dasar tersebut lahirlah 31 inisiatif yang bersifat crosscutting antar-kementerian, lembaga dan stakeholder lainnya. Apabila 31 inisiatif tersebut diimplementasikan secara disiplin dan tepat waktu dan tepat sasaran, maka diperkirakan nilai transaksi akan mencapai USD 130 miliar pada tahun 2020 dengan syarat implementasi harus sudah dimulai akhir Januari 2016 ini.

Seperti yang kita tahu selama Indonesia selama ini menjadi pasar yang sangat menjanjikan bagi para pelaku e-commerce asing. Dengan roadmap ini diharapkan akan menjadi pedoman untuk memajukan industri e-commerce nasional.

 

Komen

Nama
Web