READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Huawei telah resmi mengumumkan penawaran smartphone Huawei P9 untuk pasar Asia Pasifik. Seperti kita ketahuI Huawei P9 merupakan smartphone andalan atau flagship untuk tahun 2016 dari Huawei.

Seri-P dari Huawei merupakan salah satu keluarga perangkat yang memfokuskan kepada desain dan menawarkan kualitas rekaman gambar yang baik. Saya sendiri telah menggunakan smartphone Huawei P1 sejak dulu. P1 merupakan perangkat pertama dari Huawei yang hadir dengan desain rapi, serta menggunakan antarmuka natif Android tanpa penambahan drastis.

Namun, Huawei telah membuat perubahan penggunaan antarmuka sejak  itu, dan mulai Huawei P6, mereka telah hadir dengan desain yang lebih premium dan memfokuskan beberapa fungsi khusus untuknya melalui antarmuka EMUI. Huawei P8 pada tahun lalu telah menerima banyak pujian karena desain premium, dan pada Huawei P9, raksasa telekomunikasi dari Cina ini melanjutkan tradisi mereka.

huawei-p9-leica_01Huawei P9 hadir dengan desain yang mempertahankan unsur keluarga perangkat Huawei lainnya. Huawei P9 kini menggunakan kaca 2.5D, yang menawarkan desain melengkung sedikit pada bagian tepi, membuat perangkat ini sangat nyaman dipegang pada tangan jikalau dibandingkan dengan Huawei P8 sebelumnya. Dari percobaan singkat saya, smartphone ini terlihat sangat nyaman di tangan, namun ada kalanya saya rasakan itu seperti sedikit licin dan mudah tergelincir dari tangan.

Dari segi spesifikasi, Huawei P9 hadir dengan layar berukuran 5.2 inci dengan layar Full HD. Huawei menggunakan chip prosesor  yang dikembangkan oleh anak perusahaan mereka, yaitu HiSilicon. Huawei P9 menggunakan chip prosesor  terbaru dari Kirin, yaitu Kirin 955 untuk menawarkan kekuatan prosesor dan grafis yang lebih baik dibandingkan Huawei P8.

Dari segi memori, Huawei P9 hadir dua variasi. Yang pertama menggunakan memori 3GB RAM dengan 32GB penyimpanan, sementara satu lagi hadir dengan memori RAM 4GB dengan 64GB penyimpanan. Selain perbedaan pada memori dan penyimpanan, berbagai hal lain yang ditawarkan adalah lebih kurang sama.

Huawei P9 turut menggunakan dukungan dual-SIM, salah satu fungsi yang mungkin disukai sejumlah besar pengguna di Asia, maupun mereka yang sering bepergian atau melakukan perjalanan ke luar negeri. Namun, SIM yang digunakan adalah berbentuk hibrida. Ini berarti, untuk SIM kedua, pengguna dapat memilih untuk memperluas ruang penyimpanan menggunakan mikro-SD ataupun menggunakan kartu SIM saja.

Huawei P9 menggunakan baterai berkapasitas 3000mAh. Beberapa pengguna yang telah menggunakannya untuk beberapa hari mengatakan penawaran baterai pada smartphone ini cukup baik. MungkinHuawei telah berhasil mengetahui resep untuk membuat waktu penggunaan baterai mereka bertahan lebih lama sejak dari Huawei Mate 8 sebelum ini. Huawei P9 menggunakan dukungan pengisian berbasis port USB Type-C – sama seperti pada Huawei Nexus 6P sebelumnya.

DSC00803Berbicara tentang Huawei P9, tentu banyak yang penasaran dengan kameranya. Huawei P9 merupakan smartphone pertama hasil kerjasama dengan pihak Leica. Dengan kerjasama ini, banyak yang menantikan kualitas kamera yang sangat baik, apalagi dengan harga kamera Leica yang sangat mahal untuk pengguna biasa.

Teknologi kamera Leica diintegrasikan pada dual-kamera belakang 12 megapixel. Kamera pertama digunakan sebagai sensor untuk merekam gambar bergambar seperti biasa, sementara kamera kedua adalah sensor monochrome yang merekam gambar dalam warna hitam dan putih. Ini sekaligus membuat rekaman hitam putih lebih cantik, selain memberikan kekuatan lebih kepada Huawei P9 untuk memproses apa yang direkam dan menghasilkan gambar yang cantik.

Disamping itu, berbagai modus rekaman juga disediakan untuk memungkinkan pengguna merekam gambar berdasarkan kondisi dan cara pengambilan gambar. Huawei P9 turut menyertakan kemampuan merekam gambar secara menyeluruh dan memberikan Anda kebebasan untuk mengubah fokus pada gambar dikemudian waktu.

Pada aplikasi kamera di Huawei P9 juga, mereka menggunakan bentuk tulisan seperti  yang ada pada kamera Leica, disamping menyertakan tiga pilihan rekaman yaitu Standard, Vivid, dan juga Smooth Colors. Modus rekaman Monochrome turut disediakan untuk memungkinkan Anda merekam gambar hitam dan putih dengan cantik menggunakannya. Fungsi lain seperti pada smartphone Huawei dipertahankan, termasuk HDR, Time-Lapse, Slow-Mo, dan kemampuan memindai dokumen.

Dari percobaan singkat kami, ia memperlihatkan hasil rekaman yang cantik dan menyerupai warna asli tanpa penambahan warna drastis seperti beberapa perangkat lain. Modus rekaman Professional juga memberikan kontrol tambahan kepada pengguna, termasuk kemampuan menyimpan gambar dalam format RAW. Kami tidak berkesempatan untuk mencobanya pada kondisi cahaya redup, dan mungkin hanya akan dapat melakukannya pada ulasan lengkap kelak.

Secara keseluruhan, smartphone ini terlihat cukup menarik, dan tidak mustahil banyak yang menyukainya karena branding kamera Leica. Huawei juga mungkin menempatkan harga yang cukup kompetitif untuk memenangkan pasar perangkat selular yang semakin dipenuhi berbagai variasi smartphone dari hari ke hari.

Komen

Nama
Web