READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Salah satu alternatif untuk berhemat saat liburan adalah dengan menyewa kamar di rumah penduduk setempat melalui layanan  Airbnb.  Namun kini bagi Anda yang akan ke berlibur ke Singapura, nampaknya ini akan menjadi kabar buruk. Pasalnya pemerintah setempat melalui lembaga Urban Redevelopment Authority (URA) baru saja memperketat aturan penyewaan tempat tinggal.

Kini, pemilik rumah di negara tersebut tidak dapat menyewa rumah atau kamar-kamar di dalam rumah tersebut selama kurang dari enam bulan. Mereka yang melanggar peraturan tersebut akan dikenakan sanksi denda hingga S $ 200.000, atau dipenjara selama setahun.

Menurut pernyataan dari URA, perubahan tersebut dilakukan karena lembaga tersebut menerima banyak keluhan tentang perasaan kurang aman karena banyak penyewa Airbnb ini tidak hanya orang yang tidak dikenal, namun juga banyak dari mereka yang selalu menggangu ketertiban.

Ini mungkin satu kerugian yang cukup besar buat Airbnb, tetapi ada kemungkinan bahwa masalah ini hanya akan mempengaruhi perusahaan tersebut untuk sementara waktu saja.

URA menyatakan bahwa residensi yang digunakan untuk penyewaan Airbnb haruslah memiliki aturan main seperti hotel, dan bisnis-bisnis sejenisnya. Perubahan aturan juga harus dilakukan untuk mengakomodasi model bisnis seperti Airbnb, sehingga pemilik-pemilik rumah ini bertanggung jawab atas orang-orang yang menyewa kamar-kamar mereka.

 

 

Komen

Nama
Web