READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Seperti yang kami laporkan sebelumnya, kecanduan media sosial sebanding dengan epidemik depresi. Media sosial menjadi medan untuk pengguna memamerkan betapa hebatnya kehidupan mereka. Kenyataannya semua ini palsu dan hanya upload untuk menyenangkan diri sendiri serta tidak mau kalah. Tidak mengejutkan kasus pengguna media sosial bunuh diri ketika melakukan streaming kini mulai sering terjadi.

Untuk mencegah kejadian seperti ini berulang, Facebook meluncurkan sistem yang mampu mendeteksi pengguna yang berkeinginan bunuh diri. Sistem ini menggunakan algoritma kecerdasan buatan untuk mendeteksi pengguna yang menunjukkan kecenderungan untuk bunuh diri.

Integrasi dengan Facebook Live memungkinkan orang yang menonton untuk melaporkan video seseorang yang mencoba merekam aksi bunuh diri dengan cepat. Pihak Facebook kemudian akan mencoba membantu melalui sistem chat Messenger. Untuk memastikan bantuan yang terbaik diberikan, Facebook bekerjasama dengan tiga organisasi yang memiliki keahlian menangani upaya bunuh diri.

Depresi bukanlah masalah yang bisa dianggap enteng. Jika Anda mengenali teman yang menunjuk tanda-tanda depresi dan ingin bunuh diri segeralah membantu. LIKE dan emoticon senyum saja tidak cukup di dalam situasi begini.

 

Komen

Nama
Web