READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Rovio Entertainment, pengembang game mobile dan film Angry Birds, kini telah menjual sebagian  bisnis mereka kepada Kaiken Entertainment, yaitu sebuah startup yang dikembangkan oleh mantan CEO-nya, Mikael Hed serta beberapa mantan karyawan Rovio.

Kaiken Entertainment telah membeli bagian studio animasi yang dimiliki oleh Rovio, selain turut membeli beberapa bagian lain dari perusahaan tersebut, termasuk bagian penerbitan buku. Seperti biasa, kedua pihak tidak berbagi tentang nilai transaksi yang terlibat.

Penjualan ini dikatakan bagian dari perubahan dan restrukturisasi di Rovio, dimana mereka berencana untuk mengurangi 10 % dari karyawan mereka. Rovio sendiri sebelum ini terlihat mengalami sedikit kesulitan menghadirkan game baru yang dapat disamakan dengan kesuksesan Angry Birds sebelumnya. Meskipun menjual studio animasi, Rovio masih akan menyimpan studio membuat film, yang berencana untuk hadir dengan film sekuel untuk Angry Birds.

Sementara Keiken akan memfokuskan untuk hadir dengan beberapa merek hiburan baru. Kaiken akan mengembangkan konten untuk televisi, film, aplikasi dan publikasi. Keiken akan beroperasi dari Los Angeles, Vancouver dan Helsinki.

Pada tahun lalu, Rovio mengatakan mereka akan melanjutkan untuk hadir dengan sekuel film pertama mereka setelah keberhasilan “The Angry Birds Movie”. Film pertama mereka telah menghasilkan penjualan tiket sekitar $ 350 juta.

Rovio mendapatkan penghasilan dari permainan gratis dibandingkan dengan animasi. Hal ini memperkuat kenapa bagian animasi dijual kepada perusahaan Kaiken.

Komen

Nama
Web