READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Bayi prematur harus dipantau sepanjang waktu di rumah sakit. Tidak seperti bayi dengan kelahiran normal, bayi prematur mungkin lahir dengan organ pernapasan yang belum cukup matang. Denyut nadi, pernapasan dan suhu harus selalu dimonitor untuk memastikan mereka terus hidup. Di rumah sakit sekarang berbagai sensor dipasang pada tubuh bayi prematur untuk pemantauan. Ini menyebabkan iritasi kulit serta data yang kurang akurat apabila bayi bergerak.

Sebuah sistem kamera yang menggantikan sensor fisik berhasil diuji oleh peneliti di EPFL dan Institut CSEM Swiss. Sistem kamera ini memantau suhu bayi dengan melihat perubahan warna kulit. Nadi bayi juga dipantau dengan melihat gerakan dada dan bahu. Sistem ini masih dapat memantau bayi dalam keadaan gelap karena dilengkapi kamera infra merah.

Melalui tes yang dilakukan pada orang dewasa, sistem pemantauan menggunakan kamera berfungsi sebanding dengan sistem sensor fisik yang ada. Langkah selanjutnya adalah melakukan tes pada bayi di Rumah Sakit Universitas Zurich. Di masa depan sistem ini akan menggantikan sistem yang ada dan gambar sedih bayi prematur dengan berbagai kabel berselirat di dalam mesin inkubator tidak akan terlihat lagi.

 

 

Komen

Nama
Web