READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Tren serangan berbasis Ransomware semakin meningkat dari hari ke hari dalam dua tahun ini. Ia sering tersebar dengan mudah ketika pengguna mendownload sesuatu perangkat lunak atau klik pada link dari email yang tidak dikenal, kemudian terinstal pada komputer, dan pada akhinya mengontrol berbagai file dan dokumen di komputer tersebut. Pengguna biasanya akan diminta untuk melakukan pembayaran untuk mengakses file atau dokumennya kembali.

Terakhir, sebuah Ransomware baru mulai menyebar luas, dinamakan sebagai “WannaCry”. Menurut Avast, sekitar 75.000 serangan telah terjadi dalam 24 jam terakhir, menyerang pengguna di sekitar 99 negara.

Ransomware ini dikatakan mengggunakan kelemahan pada sistem Windows yang teridentifikasi oleh NSA di Amerika Serikat, dan meminta pengguna membayar terlebih dahulu sebelum memberikan akses ke file dan dokumen mereka.

Untuk saat ini, pihak Microsoft telah merilis patch untuk mengatasinya di Windows XP dan versi terbaru. Microsoft juga menekankan pengguna untuk sering memperbarui Windows Defender, dan menggunakan versi Windows terbaru untuk menghindari hal ini.

Serangan ini juga dilihat kini telah dapat dikontrol tetapi tidak mustahil untuk kita melihat variasi dari Ransomware ini hadir di masa depan.

Kepada para pengguna, seperti biasa, Anda disarankan tidak download perangkat lunak dari situs-situs asing, selain itu juga jangan download atau membukan link yang dikirim melalui email dari mereka yang tidak dikenal.

 

Komen

Nama
Web