READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Perkembangan komputer dan internet juga membuat lebih banyak hacker dan sejumlah perusahaan mengambil kesempatan untuk menyerang keamanan komputer lain. Setelah Ransomware WannaCry , kini perangkat lunak jahat (malware) yang dinamakan Fireball dilihat menyerang lebih dari 250 juta komputer seluruh dunia.

Ditemukan oleh peneliti keamanan di Check Point, perangkat lunak jahat ini menyerang tidak hanya komputer berbasis sistem operasi Windows, tetapi juga Mac OS. Perangkat lunak jahat ini hadir dalam bentuk adware dan dikaitkan dengan sebuah perusahaan dari Cina, yaitu Rafotech yang terlibat dalam pemasaran digital.

Untuk saat ini, Fireball hanya digunakan untuk tujuan menghasilkan pendapatan, dimana mereka memasukkan iklan pada browser web pengguna, dan memperlihatkan iklan ketika pengguna berselancar internet dan sebagainya. Namun, dengan lebih 250 juta komputer yang diserang, tidak mustahil ia digunakan untuk tujuan yang lebih membahayakan dalam arena sekuritas cyber.

Seperti kebiasaan, adware ini hadir bersama berbagai perangkat lunak gratis yang didownload dan diinstal dari internet. Setelah terpasang, selain memperlihatkan iklan, ia juga mengubah halaman utama browser web Anda ke mesin pencari lain. Perangkat lunak jahat Fireball ini juga turut mengumpulkan sejumlah informasi pengguna.

Bagi Anda yang ingin memeriksa apakah komputer Anda diserang oleh perangkat lunak jahat ini atau tidak, Anda hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan, seperti apakah Anda membuat halaman utama browser web Anda, apakah Anda dapat mengubah halaman utama tersebut, dan apakah Anda mengingat setiap plugin pada browser web Anda.

Jika jawaban untuk kebanyakkan pertanyaan ini adalah “Tidak”, maka mungkin komputer Anda diserang oleh perangkat lunak jahat ini.

Anda juga bisa turut membuat scan menggunakan program anti-malware yang ada di pasar untuk memastikan komputer Anda terlindungi.

 

Komen

Nama
Web