READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Sistem pemindaian mata untuk membuka kunci perangkat bukan lagi hal yang aneh. Ini pertama kali diperkenalkan di Galaxy Note 7 dan kemudian dipopulerkan oleh Galaxy S8, S8 + dan juga Note 8. Meski pemindaian mata tidak sebagus pin atau password tapi itu memudahkan pengguna.

Sampai saat ini pemindaian mata membutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak dari produsen untuk memastikan fitur ini bekerja sempurna. Dengan popularitas scan wajah, kombinasi scan wajah dan mata akan membuat keamanan lebih ketat dan sulit untuk diretas.

Di dalam sistem operasi Android ada sebuah fungsi yang disebut Smartlock dan ini adalah cara cepat untuk membuka perangkat Android tanpa memasukan pin atau password. Beberapa fitur yang ada saat ini antara lain melalui scan wajah, suara, lokasi, dan gerakan tubuh. Namun fitur ini masih perlu menggulir layar untuk terus membuka kunci perangkat.

Pada OnePlus 5T atau Honor 7X, mereka menggunakan fungsi ini namun proses scrolling layar untuk unlock tidak lagi diperlukan. Dengan hanya menampilkan wajah di layar, perangkat akan langsung terbuka.

Karena popularitas ini, versi Android yang akan datang kemungkinan akan mendukung sistem scan mata. Hal ini mungkin berada dalam pengaturan Smartlock. Beberapa baris kode yang disebut Biometrics Iris HAL Interface terlihat dalam kerangka sistem Android yang baru. Jika Anda melihat baris kode pertama “… unlocking with iris ….” Pada gambar di bawah ini, ini menunjukkan bahwa versi Android masa depan akan memiliki kemampuan untuk membuka kunci dengan pemindaian mata.

Apa yang telah kita lihat belakangan ini adalah bahwa Android Genuine telah mulai mengintegrasikan fungsi yang sebelumnya diperkenalkan oleh produsen lain. Contoh terbaik adalah dukungan Multi Window yang dipinjam dari Samsung, dan gulir panel notifikasi menggunakan pemindai sidik jari Huawei. Kemungkinan dukungan pemindaian mata secara alami akan masuk ke versi Android berikutnya.

 

 

Komen

Nama
Web