READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Setiap perangkat yang dijual di Indonesia harus memiliki komponen minimal 30% atau keterlibatan lokal. Dengan kebijakan ini pada tahun 2016, Apple mengumumkan investasi sebesar $ 44 juta (Rp 671 miliar) untuk mendukung pengembangan aplikasi oleh pengembang lokal. Minggu ini akademi pengembang Apple telah dibuka di Indonesia. Ini adalah akademi pertama dari jenisnya di kawasan Asia.

Apple telah bermitra dengan Binus University di Tangerang untuk mengajarkan pengembangan aplikasi kepada 75 siswa. Mereka diajarkan menggunakan bahasa pemrograman Swift dan Objective-C. Sejauh ini dua aplikasi telah berhasil dikembangkan, yaitu Toll X dan S.A.F.E.

Toll X memberi tahu tarif tol kepada pengguna sebelum mereka menggunakan jalan tol. Sedangkan S.A.F.E.  menyediakan akses ke berbagai layanan darurat setempat. Selain Indonesia, akademi pengembang juga dibuka oleh Apple di Brasil dan Italia.

 

 

Komen

Nama
Web