READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Media di negara mana pun tunduk pada hukum karena dianggap sebagai sumber informasi terpercaya. Ada berbagai kriteria yang harus dipenuhi sebelum perusahaan layak dianggap sebagai media.

Di Mesir cerita lain. Undang-undang tentang penggunaan media sosial telah diberlakukan di negara ini yang membuat akun media sosisal dengan lima ribu pengikut dianggap sebagai media. Ini berarti Twitter, Facebook, Instagram, atau situs web dengan lima ribu pengikut harus mematuhi undang-undang media.

Pemerintah Mesir mengatakan undang-undang itu dirancang untuk menentang penyebaran “berita palsu” tetapi pihak oposisi melihatnya sebagai taktik kotor lain dari Presiden Abdel Fattah el-Sisi untuk mengekang kebebasan berbicara. Ribuan orang Mesir dipenjara karena menentang pemerintahan diktatornya.

Semakin banyak negara dunia ketiga menempatkan berbagai hambatan online ketika orang mulai berbicara. Orang Uganda awal bulan ini, harus membayar “pajak media sosial” yang memberatkan karena pemerintah ingin melawan berita palsu.

 

 

Komen

Nama
Web