READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Baidu adalah Google versi bahasa Mandarin. Mereka juga menawarkan mesin pencari, layanan penyimpanan cloud, beberapa aplikasi dan layanan dengan bantuan kecerdasan buatan yang hampir mirip dengan Google. Namun karena masalah dengan pemerintah di China, pengguna di negara itu tidak punya pilihan dan terpaksa menggunakan Baidu.

Sebelumnya kita sudah mendengar kabar Google akan kembali ke China dengan mesin pencari baru dengan penyaringan pada pencarian yang dilakukan pengguna. Aplikasi ini adalah Maotai dan Longfei khusus dikembangkan untuk Android.

CEO Baidu, Robin Lee yakin bahwa jika Google kembali ke China, mereka pasti akan ‘membunuh’ Google. Oleh karena itu, Robin menerbitkan jajak pendapat (polling) melalui Weibo menanyakan apakah pengguna lebih memilih Google, Baidu atau keduanya. Mengejutkan 85,7% pengguna memilih Google, hanya 6,6% memilih Baidu dan hanya 7,7% yang tidak menggunakannya.

Karena terkejut dengan hasilnya, CEO Baidu menghapus polling tersebut. Mesin pencari saat ini sedang dalam perencanaan dan pengembangan. Sementara Google telah mulai menawarkan beberapa layanan dan aplikasi di China seperti Google AR Core dan Quick Draw.

 

 

Komen

Nama
Web