READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Di antara konten paling menjijikkan yang beredar secara online masuk ke dalam kategori pelecehan seksual terhadap anak-anak. Isu ini marak dibicarakan karena semakin banyak orang yang mengakses konten pornografi anak-anak di bawah umur di Asia Tenggara. Untuk memfasilitasi proses mendeteksi dan melaporkan konten pornografi anak, Google mengumumkan kecerdasan buatan yang secara otomatis mendeteksi konten tersebut.

Dengan menggunakan jaringan neural. Konten pornografi anak dapat dideteksi tanpa perlu dilihat oleh manusia. Ia juga mampu mengidentifikasi konten pornografi baru yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Ini memastikan bahwa para korban pornografi dapat diidentifikasi dan diselamatkan lebih awal. Google akan memberikan akses ke Content Safety API  untuk penggunaan gratis LSM untuk memerangi konten pornografi anak di masa mendatang.

Google bukan yang pertama menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pornografi anak online. Polisi di London pertama menggunakannya untuk mengurangi trauma kepada anggota yang sebelumnya melihatnya dalam tugas sehari-hari mereka.

 

Komen

Nama
Web