READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Sejak Space Shuttle di purnakarya NASA pada 2011, mereka harus bergantung pada Rusia untuk menerbangkan astronot mereka ke International Space Station (ISS). Hubungan antara kedua negara ini semakin tegang karena perbedaan politik. Dengan demikian sistem itu sendiri telah dikembangkan sehingga mereka tidak lagi harus bergantung pada Rusia.

Crew Dragon (juga dikenal sebagai Dragon 2) adalah salah satu sistem yang dikembangkan. Ini dirancang oleh SpaceX dan mampu membawa 7 kru secara bersamaan. Kemarin, pesawat itu diterbangkan ke ISS dengan membawa patung uji coba Anthropomorphic Test Device (ATD) bernama Ripley dan muatan seberat 181 kg. Dengan keberhasilan tes di bawah misi Crew Demo-1, Amerika Serikat maju selangkah lebih maju untuk mengirim astronot tanpa bantuan negara lain.

Sebelum ini kapsul Dragon telah terbang 16 kali ke ISS tetapi hanya membawa kargo. Antara kargo yang pernah dibawanya adalah satelit mikro UiTMSAT-1 CUBESAT yang dipasang oleh UiTM pada Juni tahun lalu.

Komen

Nama
Web