READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Intel mungkin merasa nyaman dengan posisi mereka di arena komputasi. Namun sejak peluncuran AMD Ryzen pada awal 2017, posisi Intel mulai goyah karena penawaran chip Ryzen yang lebih bernilai bagi pengguna. Melalui data terbaru dari Danawa Research, penjualan chip AMD Ryzen diketahui telah mencapai kenaikan yang signifikan di Asia.

AMD semakin diterima oleh konsumen setelah peluncuran chip generasi ketiga Ryzen 3000 dengan desain 7nm. Mereka juga baru saja meluncurkan GPU berbasis Navi 7nm yang dapat memberikan kinerja yang kuat dengan harga yang lebih terjangkau.

Saat diluncurkan di Asia, seri chip AMD Ryzen 3000 mengalami peningkatan penjualan sebesar 48,72%. Pada hari kedua, telah melampaui penjualan Intel sebesar 52,36%, dibandingkan dengan Intel yang mencatat penjualan 46,64%. Dengan penelitian yang sama, 76,95% pengguna juga lebih tertarik untuk mencari informasi tentang AMD Ryzen, dibandingkan dengan Intel yang hanya berhasil mencapai 23,05%.

Chip AMD Ryzen generasi ketiga hadir dengan microarchitecture Zen 2 yang lebih kuat, memberikan kekuatan lebih besar daripada Zen + pada seri Ryzen 2000 sebelumnya. Selain memiliki desain 12 nm hingga 7 nm, chip ini juga memiliki peningkatan clock speed dan penggunaan energi yang lebih efisien, sekaligus memberikan nilai lebih tinggi dibandingkan chip output Intel.

 

 

Komen

Nama
Web