READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Teknologi baterai tidak berkembang secepat kemajuan teknologi smartphone. Kebutuhan energi meningkat tetapi teknologi Li-ion terlihat agak usang dengan waktu penggunaan baterai yang terbatas sementara waktu pengisian yang lama. Oleh karena itu pengembangan baterai grafen diperlukan karena dapat meningkatkan kapasitas baterai dengan mempertahankan ukurannya.

Baru-baru ini menurut @evleaks, Samsung diperkirakan akan meluncurkan perangkat pertama dengan baterai grafen pada tahun 2020 atau awal 2021. Keuntungan dari grafen adalah memungkinkan perangkat mengisi penuh hanya dalam 30 menit. Galaxy Note 10+ yang mendukung pengisian cepat 45W masih perlu 65 menit untuk terisi penuh. Namun, baterai grafen lebih mahal daripada baterai Li-ion karena teknologi masih tidak banyak digunakan.

Samsung telah mengembangkan baterai grafen sejak 2017. Para ilmuwan dari Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT), divisi penelitian Samsung, telah mampu menghasilkan baterai yang mengisi daya lima kali lebih cepat dengan menggunakan graphene ball, dengan memperkenalkan grafen ke dalam baterai Li-ion, kepadatan kapasitas baterai juga meningkat 26,7% dibandingkan dengan baterai Li-ion biasa.

 

Komen

Nama
Web