READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Sistem operasi Android digunakan lebih dari 75% perangkat pintar di pasar. Dominasi ini tercapai karena Google mengizinkan produsen untuk menggunakan peluncur pihak ketiga mereka untuk memberikan “rasa” yang berbeda. Hasilnya adalah implementasi dan penggunaan Android yang berbeda yang membuat ekosistem sedikit lebih rapuh. Tetapi dengan Android 10, Google sekarang memperketat persyaratannya bagi produsen yang ingin menggunakan Google Mobile Services (GMS).

Menurut 9to5Google yang melihat dokumen persetujuan untuk menggunakan GMS, produsen perlu memasukkan sistem gesture asli Android sebagai opsi default bersama dengan sistem navigasi tiga tombol. Sistem navigasi dua tombol yang diperkenalkan pada Android Pie tidak lagi tersedia kecuali pada perangkat yang diperbarui dari Android Pie ke Android 10. Produsen masih dapat menyertakan sistem navigasi mereka sendiri (seperti OnePlus dan Samsung) tetapi tidak selama pengaturan perangkat awal. Kini ia tersembunyi ke dalam layar pengaturan.

Produsen juga perlu menggunakan sistem Digital Wellbeing terintegrasi dengan kontrol orangtua terhadap perangkat anak-anak. Untuk persyaratan sekunder ini, produsen diizinkan untuk menggunakan layanan pihak ketiga jika mereka tidak ingin menggunakan sistem yang dikembangkan Google.

Google semakin menekankan produsen wajib menggunakan ekosistem lengkap mereka baru-baru ini. Sisi positifnya, ini memastikan pengalaman yang konsisten di semua perangkat Android terlepas dari perangkat yang mereka pilih.

Tetapi pada saat yang sama dapat dilihat sebagai penghalang  untuk pengguna yang mungkin tidak ingin menggunakan sistem Android asli. Pabrikan tidak punya banyak pilihan karena Android tanpa GMS seperti mobil tanpa roda seperti yang terjadi pada Huawei,

 

Komen

Nama
Web