READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Dalam film-film fiksi ilmiah seperti Avatar dapat dilihat episode astronot yang membeku selama hampir tujuh tahun. Setelah tiba, para astronot “dilarutkan” dan tubuh mereka  dan kembali berfungsi selama tujuh tahun. Fiksi ini akan menjadi kenyataan setelah beberapa tes dilakukan pada manusia oleh dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland.

Teknik yang diberi nama Emergency Preservation and Resuscitation (EPR)  ini melibatkan proses pendinginan tubuh pasien hingga suhu 10-15 Celcius. Kemudian darah dalam tubuh digantikan oleh cairan sel yang didinginkan. Aktivitas sel-sel otak berhenti dan pasien dalam keadaan animasi tertunda (suspended animation) sampai mereka tidak lagi beku.

Saat ini, teknik EPR telah digunakan untuk mengobati pasien dengan luka tembak serius, kehilangan banyak darah akibat trauma dan mengalami serangan jantung yang serius. EPR memberikan waktu hingga dua jam untuk mengobati cedera dan untuk mencegah kematian.

Uji klinis EPR akan dilakukan pada tahun 2020 pada 20 pasien. Pada saat ini, EPR hanya dapat digunakan pada pasien dengan probabilitas bertahan hidup yang rendah dan dengan persetujuan anggota keluarga.

Namun, para dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland telah mengkonfirmasi bahwa EPR belum lengkap. Pasien terlihat memiliki cedera reperfusi pada sel. Ini terjadi ketika oksigen dimasukkan kembali ke dalam sel.

Meskipun dikembangkan untuk digunakan dalam situasi darurat, EPR membuka pintu untuk studi pembekuan astronot yang kemungkinan akan pergi ke Alpha Centauri di masa depan. Perjalanan ke planet terdekat dengan bumi ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 100 tahun.

New Scientist

https://www.newscientist.com/article/2224004-exclusive-humans-placed-in-suspended-animation-for-the-first-time/

Komen

Nama
Web