READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Pada 2018 Google akan mengembangkan kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi kanker payudara metatastrik. Pada saat itu, data yang dikumpulkan hanya untuk tujuan informasi. Tetapi kecerdasan buatan ini telah digunakan untuk mendeteksi kanker payudara melalui pemindaian mammogram. Hasilnya dapat mendeteksi kanker lebih akurat daripada manusia.

Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan, kecerdasan buatan Google mencatat kekeliruan 5,7% hasil positif lebih rendah daripada ahli radiologi manusia. Ini juga mencatat kekeliruan hasil negatif 9,4% lebih rendah. Hasil kedua ini penting karena kegagalan untuk mendeteksi kanker sejak dini adalah salah satu alasan mengapa kanker payudara sekarang adalah pembunuh nomor 1 di dunia.

Penggunaan kecerdasan buatan akan mengurangi beban pada ahli radiologi manusia. Kecerdasan buatan ini tidak akan menggantikan manusia tetapi hanya sebuah sistem untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan yang dibuat selama proses diagnosis. Selain Google, Microsoft juga telah mengembangkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi kanker serviks pada akhir tahun 2019. Penelitian ini telah diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Nature.

 

 

Komen

Nama
Web