READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Sony mulai beroperasi pada tahun 1946 dengan memproduksi peralatan listrik. Dalam sejarah, mereka bertanggung jawab atas popularitas pemutar kaset portabel Walkman dan kini menjadi nama besar di arena video game dan fotografi. Evolusi Sony berikutnya adalah industri otomotif setelah menghadirkan konsep mobil listrik Sony Vision-S di CES pagi ini.

Kendaraan listrik itu mampu mengangkut empat penumpang. Setiap penumpang memiliki akses ke sistem audio 360 derajat yang memberikan pengalaman audio visual pribadi. Di bagian depan terdapat layar memanjang yang menampilkan informasi mengemudi serta sistem infotainmen.

Penumpang di kursi belakang juga memiliki layar sendiri untuk sistem infotainmen pribadi. Sementara Vision-S masih merupakan konsep, Sony belum membagikan informasi tentang sistem motor listrik yang digunakan, kapasitas baterai, jarak operasi dan kemampuan self-driving. Sejauh ini, 33 sensor telah digunakan di seluruh kendaraan.

Sensor yang sama terlihat untuk mendeteksi keberadaan pengguna saat mereka berjalan di dekat kendaraan. Juga terlihat adalah sistem kamera samping menggantikan cermin lengkap dengan layar LCD di kabin.

Dari apa yang telah ditunjukkan CES, Vision-S menggunakan teknologi yang dikembangkan oleh Blackberry QNS, Qualcomm, NVIDIA, Bosch, Magna, dan HERE Maps. Menurut mereka, Vision-S adalah platform kendaraan listrik baru yang memungkinkannya digunakan pada kendaraan listrik lain seperti SUV.

Dengan Sony yang mulai bergerak, bukan tidak mungkin bagi Apple, Samsung dan Huawei untuk meluncurkan kendaraan listrik mereka sendiri.

Komen

Nama
Web