READING MODE  
Situs Berita Teknologi Terkini

Dark Sky adalah aplikasi perkiraan cuaca yang sangat populer di negara-negara barat, terutama di AS dan Eropa karena kemampuannya memperkirakan cuaca di area tertentu.

Aplikasi ini sangat populer sehingga tidak hanya tersedia  untuk perangkat iOS dan Android, tetapi API aplikasi ini juga digunakan oleh banyak jenis layanan perkiraan cuaca lainnya untuk mendapatkan informasi cuaca terbaru.

Hari ini, Dark Sky telah mengumumkan bahwa perusahaan mereka telah diakuisisi oleh Apple, di mana beberapa perubahan besar akan dan telah terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Pertama, dukungan untuk perangkat Android telah dimatikan, di mana pengguna perangkat mengatakan aplikasi tidak lagi tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store.

Menurut pernyataan media Dark Sky, pengguna aplikasi yang ada di platform Android masih akan dapat digunakan hingga 1 Juli 2020, ketika akan ditutup secara resmi, dan pelanggan yang masih aktif menggunakannya akan menerima pengembalian uang.

Untuk layanan yang menggunakan API Dark Sky seperti Microsoft, plugin cuaca Google Chrome, Carrot Weather, Microsoft, dan sebagainya, API ini akan tersedia hingga akhir tahun ini sebelum ditutup.

Juga dilaporkan bahwa Apple membeli Dark Sky untuk meningkatkan aplikasi cuaca mereka sendiri, tetapi monopoli seperti itu sulit diterima karena ada banyak layanan membaca cuaca lainnya yang mengandalkan Dark Sky untuk bekerja.

 

Komen

Nama
Web